Apa Itu Diet Telur?

Apa Itu Diet Telur?

Apa Itu Diet Telur ? – Diet Telur menjadi terkenal setelah dipopulerkan oleh orang-orang terkenal dan selebriti. Aktor Hollywood Adrian Brody berhasil menurunkan 13 kg berat badannya dalam waktu 6 minggu saja dengan mengaplikasikan metode diet ini sebagai persiapan perannya dalam film The Pianist. Untuk sarapan ia memakan telur, makan siang seporsi kecil ayam panggang, dan seporsi kecil ikan dengan sayuran kukus untuk makan malam. Terdapat beberapa versi Diet Telur, yang paling popular adalah diet yang tidak hanya mengkonsumsi telur tetapi mendapatkan mayoritas protein harian anda dari telur. Anda dapat mengkonsumsi 2 atau lebih telur untuk sarapan, ditambah dengan grapefruit, sayuran rendah karbohidrat, dan protein tanpa lemak.

Makan siang dan makan malam terdiri dari seporsi telur atau porsi kecil protein tanpa lemak seperti ikan atau ayam. Salad dan sayuran rendah karbohidrat dapat menjadi alternatif walaupun buah-buahan umumnya perlu dibatasi hingga 1-2 kali sehari. Karbohidrat lain seperti roti, pasta, nasi, dan kentang sama sekali tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Versi lain dari Diet Telur disebut ‘diet telur dan grapefruit’ yang menganjurkan untuk memakan seperuh grapefruit dalam setiap kali makan. Sisa rencana diet ini kurang lebih sama dengan yang dijabarkan di atas. Versi paling ekstrim dari diet ini adalah hanya mengkonsumsi telur rebus dan air putih.

Contoh Susunan Menu Sehari-Hari Diet Telur Adalah :

Sarapan
– 2 butir telur rebus
– ½ grapefruit

Makan Siang
– Ayam panggang tanpa kulit
– Salad hijau

Makan Malam
– 2 omelet telur dengan bayam dan tomat

Kelebihan Diet Telur :

  1. Program Diet Telur ini relatif tidak mahal, bon belanja anda hanya akan sedikit bertambah jumlahnya karena pembelian protein tanpa lemak dan sayuran segar.
  2. Diet tinggi protein dan rendah karbohidrat dapat membantu mengurangi nafsu makan.
  3. Diet tinggi protein meningkatkan tingkat pembakaran kalori.
  4. Telur adalah sumber protein dan vitamin yang baik.
  5. Penelitian membuktikan  bahwa memakan telur saat sarapan dapat menambah penurunan berat badan.
Baca Juga  Makanan Sehat Untuk Diet Dari Pagi Hingga Malam

Kekurangan Diet Telur :

  1. Bukan merupakan cara makan yang sehat dan seimbang.
  2. Kurangnya asupan karbohidrat dapat mengurangi kekuatan tubuh untuk melakukan aktivitas yang berat.
  3. Banyak orang mengalami kelelahan atau mual selama beberapa hari pertama, berkaitan dengan adaptasi tubuh atas berkurangnya asupan karbohidrat.
  4. Mengkonsumsi telur dalam jumlah besar dapat menyebabkan konstipasi, gas dalam perut, dan nafas tidak sedap.
  5. Kebosanan karena selalu makan telur dapat mengurangi tekad dan niat untuk terus menjalani diet ini.
  6. Tidak dapat menjadi program diet berkelanjutan dan program diet sebagai gaya hidup.
  7. Ada kemungkinan berat badan akan kembali bertambah di saat anda berhenti melakukan pola diet ini dan kembali makan secara normal.

Kesimpulannya, Diet Telur ini biasanya dapat membantu menurunkan berat badan secara cepat, namun bila anda berhenti melakukannya maka berat badan anda akan kembali naik. Mengkonsumsi telur saja bukanlah cara yang sehat untuk mengurangi berat badan dan versi ekstrim dari diet ini dapat membahayakan kesehatan. Risiko orang yang menjalani diet ini tidak hanya sekedar defisiensi nutrisi, tapi juga gangguan kesehatan yang parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *