Tweak Zimbra dilakukan untuk meningkatkan kapabilitas Zimbra. Karena hal ini sifatnya mengubah berbagai setting default, harap lakukan hal ini pada komputer ujicoba agar tidak mengganggu service mail server yang sedang berjalan.

Berikut adalah beberapa tweak yang bisa dilakukan :

  1. Install distro dalam kondisi minimal. Jika menggunakan OpenSUSE misalnya, kita bisa memilih text mode untuk mendapatkan distro yang minimal tanpa dibebani komponen maupun servis yang tidak perlu.
  2. Non aktifkan servis yang tidak diperlukan, seperti AntiVirus, AntiSpam, Proxy dan Logger.
  3. Naikkan setting heap size yang diperlukan oleh Java Tomcat yang menjadi backend Zimbra.
  4. zmlocalconfig -e tomcat_java_heap_memory_percent=40

Zimbra pada komputer dengan memori 256 MB

Secara default, sangat disarankan untuk menjalankan Zimbra dengan memori semaksimal mungkin. Jika kita hanya memiliki komputer ujicoba dengan memori terbatas, silakan lakukan hal sebagai berikut :

  1. Matikan servis yang tidak perlu seperti yang disarankan pada tulisan diatas.
  2. Naikkan Tomcat heap size
  3. zmlocalconfig -e tomcat_java_heap_memory_percent=40
  4. Kurangi pemakaian memori untuk MySQL
  5. zmlocalconfig -e mysql_memory_percent=15
  6. Ubah ukuran cache tabel MySQL
  7. zmlocalconfig -e mysql_table_cache=250
  8. Ubah setting MySQL pada file konfigurasi my.cnf sebagai berikut (lokasi bisa ditemukan pada file /opt/zimbra/conf) :
  9. threadcache = 5
    maxconnections = 14
  10. Ubah file konfigurasi slapd.conf.in(lokasi bisa dilihat pada file /opt/zimbra/conf) :
  11. threads 8
    idletimeout 5